![]() |
| Charir Mas Irfan | Menjadi Guru Fisika Profesional |
Menjadi guru fisika profesional berarti bukan hanya mengajarkan hukum Newton atau gelombang elektromagnetik, tetapi menuntun siswa memahami bagaimana alam bekerja melalui nalar ilmiah, eksperimen, dan rasa ingin tahu.
Program “Menjadi Guru Fisika Profesional” dirancang untuk membekali para pendidik—baik guru aktif, calon guru, maupun pengajar di lembaga nonformal—dengan keterampilan pedagogis, digital, dan reflektif yang dibutuhkan di abad ke-21.
Transformasi pendidikan nasional melalui Merdeka Belajar menuntut guru untuk tidak sekadar “mengajar”, tetapi mendesain pengalaman belajar yang bermakna, kontekstual, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi.
Dalam konteks ini, guru fisika dituntut untuk:
- Menyajikan konsep-konsep abstrak secara konkret dan menarik.
- Menghubungkan teori fisika dengan fenomena sehari-hari.
- Memanfaatkan teknologi dan eksperimen digital.
- Melatih siswa berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif.
Namun, banyak guru yang masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan media, waktu, dan pemahaman tentang desain pembelajaran berbasis OBE (Outcome-Based Education).
Kursus ini hadir sebagai solusi praktis dan inspiratif untuk menjawab tantangan tersebut. Kursus ini menggabungkan pendekatan ilmiah, teknologi pembelajaran modern, dan filosofi pendidikan fisika untuk membantu guru menjadi pembelajar sepanjang hayat dan pemimpin pembelajaran di kelasnya.
Struktur Program
Program dibagi menjadi tiga jenjang pembelajaran bertahap:
Level 1 – Fondasi Pedagogi dan Perencanaan Pembelajaran Fisika
Sebelum seorang arsitek membangun pencakar langit, hal pertama yang ia butuhkan adalah fondasi yang kokoh dan blueprints yang terperinci. Demikian pula, sebelum Anda melangkah ke dalam kelas dan menginspirasi siswa dengan demonstrasi spektakuler tentang hukum Newton atau keajaiban gelombang elektromagnetik, Anda memerlukan fondasi yang kuat dalam bagaimana cara manusia belajar, dan peta jalan yang jelas berupa rencana pembelajaran.
Level 1: Fondasi Pedagogi dan Perencanaan Pembelajaran Fisika inilah batu pertama yang akan Anda letakkan. Ini adalah kursus yang paling fundamental dalam perjalanan Anda menjadi guru fisika profesional. Di sini, kita akan beralih dari fokus "Apa yang harus saya ajarkan?" menuju pertanyaan yang lebih mendalam: "Bagaimana cara terbaik agar siswa saya bisa memahami dan mencintai apa yang saya ajarkan?"
Mengapa Penting?
Pengetahuan fisika yang mendalam saja tidak cukup. Anda bisa menjadi ahli fisika teoretis terbaik, namun tanpa memahami cara kerja pikiran siswa SMP yang masih berpikir konkret, atau tanpa mampu merancang pelajaran yang memenuhi kebutuhan beragam siswa SMK dengan minat karirnya yang spesifik, pengetahuan Anda tidak akan tersampaikan dengan optimal.
Level ini adalah fondasi utama bagi setiap calon guru atau guru fisika yang ingin membangun profesionalisme sejati. Fokusnya adalah menanamkan mindset pendidik ilmiah, memahami hakikat fisika sebagai ilmu, karakteristik peserta didik, serta filosofi pembelajaran yang menuntun siswa untuk berpikir ilmiah dan kritis.
“Guru Fisika Profesional bukan sekadar pengajar rumus, tapi penuntun logika alam semesta.”
Berikut adalah peta perjalanan belajar yang akan Anda tempuh dalam kursus pertama ini. Setiap modul dibangun secara berurutan untuk membentuk kompetensi yang komprehensif dalam merancang pembelajaran fisika yang efektif dan berpusat pada siswa.
| Modul | Deksripsi |
|---|---|
| Memahami Psikologi Peserta Didik SMP/SMA/SMK | Modul ini membawa Anda menjelajahi pikiran dan hati peserta didik. Anda akan mempelajari tahap perkembangan kognitif remaja, identifikasi miskonsepsi fisika yang umum, serta strategi untuk membangun motivasi dan mengatasi kecemasan siswa terhadap pelajaran fisika. |
| Analisis Kurikulum Merdeka dan Penyusunan RPP | Modul ini berfokus pada penerjemahan dokumen kurikulum menjadi rencana aksi nyata. Anda akan belajar menelaah Capaian Pembelajaran (CP), merumuskan Tujuan Pembelajaran (TP), dan menyusun RPP inovatif dengan model-model pembelajaran (seperti PBL dan PJBL) serta instrumen penilaian autentik. |
| Analisis Kurikulum Merdeka dan Penyusunan RPP | Modul ini berfokus pada penerjemahan dokumen kurikulum menjadi rencana aksi nyata. Anda akan belajar menelaah Capaian Pembelajaran (CP), merumuskan Tujuan Pembelajaran (TP), dan menyusun RPP inovatif dengan model-model pembelajaran (seperti PBL dan PJBL) serta instrumen penilaian autentik. |
| - | - |
Level 2 – Pedagogical Practice: Penerapan pembelajaran inovatif dan teknologi
Level ini merupakan inti dari transformasi guru menjadi desainer pembelajaran fisika inovatif.
Peserta akan belajar merancang, menerapkan, dan mengevaluasi pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE) dengan pendekatan HOTS dan teknologi digital.
Semua modul diarahkan agar guru mampu membangun pengalaman belajar fisika yang kontekstual, kreatif, dan bermakna.
“Mengajar fisika bukan tentang menjelaskan hukum, tetapi menghidupkan pengalaman belajar yang membuat siswa berpikir seperti ilmuwan.”
Level 3 – Professional Excellence: Kepemimpinan, riset, dan publikasi guru fisika
Level puncak ini mempersiapkan guru fisika menjadi pendidik profesional, peneliti, dan pemimpin pembelajaran.
Peserta akan mengembangkan kemampuan riset tindakan kelas, publikasi ilmiah, serta kepemimpinan kolaboratif dalam komunitas belajar.
Guru fisika profesional bukan hanya mengajar — tapi juga berkontribusi pada kemajuan pendidikan sains di sekolah dan masyarakat.
“Guru Fisika Profesional adalah ilmuwan pendidikan yang belajar, meneliti, dan menginspirasi.”
Filosofi Pembelajaran
Kami percaya, guru hebat bukan hanya menguasai fisika, tapi juga mampu menumbuhkan rasa ingin tahu tentang alam pada siswanya.
Setiap modul dalam program ini dirancang agar peserta belajar, berlatih, berefleksi, dan berinovasi—seperti halnya ilmuwan yang selalu mencari kebenaran dan makna dari setiap fenomena alam.


0 Komentar