Pengantar Matematika Diskrit & Logika Proposisi

Sistem Informasi

Mulai membaca
Bahan ajar • Pertemuan 1 • Matematika Diskrit
Pengantar Matematika Diskrit & Logika Proposisi

Dari kalimat sehari-hari, ke simbol, ke tabel kebenaran.

pTqFp ∧ qF
¬∧∨→↔
Mata Kuliah
Matematika Diskrit (3 sks)
Program Studi
Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer
Perguruan Tinggi
Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon
Dosen Pengampu
Muhammad Irfan Habibi, M.Pd
Tahun Akademik
2026/2027
Capaian Belajar
Sub-CPMK-1: menjelaskan konsep dasar matematika diskrit dan menerapkan logika proposisi untuk merepresentasikan pernyataan serta menentukan nilai kebenarannya

Baca pelan-pelan, coba semua contoh dengan tanganmu sendiri, lalu kerjakan latihan di bagian akhir.

0Peta Belajar

Lihat gambaran besarnya dulu sebelum masuk ke detail

Modul ini disusun untuk belajar mandiri (BT dan BM) sekaligus pendamping tatap muka 3 × 50 menit. Total waktu belajar mandiri yang disarankan sekitar 180 menit, dibagi per bagian seperti di tabel berikut.

NoBagianYang kamu pelajariWaktu
1Mengenal Matematika DiskritApa itu diskrit, kenapa penting untuk Sistem Informasi, peta 16 pertemuan15 mnt
2Sekilas Sejarah LogikaDari Aristoteles, tradisi mantiq, sampai George Boole10 mnt
3ProposisiKalimat apa yang boleh disebut proposisi20 mnt
4Konektif LogikaNegasi, dan, atau, XOR, jika-maka, jika dan hanya jika35 mnt
5Tabel KebenaranPrioritas operator dan langkah menyusun tabel30 mnt
6Dari Kalimat ke SimbolMenerjemahkan pernyataan nyata ke ekspresi logika20 mnt
7Tautologi dan EkuivalensiPengayaan, jembatan menuju pertemuan 2 dan Aljabar Boolean15 mnt
8Mantiq CornerProposisi dan qadhiyyah: dua tradisi, satu semangat berpikir tepat10 mnt
9Logika dalam Praktik SIKode program, SQL, dan aturan akses10 mnt
10Rangkuman dan LatihanLembar contekan, soal latihan, tantangan kelompok15 mnt

Cara memakai modul ini

Kamu akan menemukan lima jenis kotak di sepanjang modul. Kenali warnanya supaya belajarmu lebih cepat:

KotakGunanya
◆ Definisi hijauIstilah penting yang perlu kamu pahami dengan tepat.
◆ Tahukah kamu? hijau mudaFakta menarik dan kaitan dengan dunia nyata.
◆ Awas jebakan! merah mudaKesalahan yang paling sering dilakukan mahasiswa. Baca dua kali.
◆ Coba sendiri abu-abuLatihan singkat. Kerjakan di kertas dulu, cocokkan di bagian kunci.
◆ Mantiq Corner kremJembatan antara logika proposisi dan ilmu mantiq yang akrab di pesantren.

☆Tujuan Belajar

Apa yang bisa kamu lakukan setelah pertemuan ini

Setelah mempelajari modul ini, kamu mampu:

  • Menjelaskan apa itu matematika diskrit dan perannya dalam Sistem Informasi.
  • Membedakan proposisi dari kalimat yang bukan proposisi.
  • Menerjemahkan kalimat sehari-hari atau kasus Sistem Informasi ke ekspresi logika memakai ¬, ∧, ∨, ⊕, →, dan ↔.
  • Menyusun tabel kebenaran sampai tiga variabel dan menentukan nilai kebenaran proposisi majemuk.
  • Mengenali tautologi, kontradiksi, kontingensi, dan ekuivalensi logis sederhana (pengayaan).
  • Menghubungkan konsep proposisi dengan qadhiyyah dalam ilmu mantiq.

Alur pertemuan tatap muka (150 menit)

MenitKegiatanBagian modul
0 – 20Kontrak belajar, penjelasan RPS, sistem penilaian, nilai-nilai berpikir ilmiahBagian 0
20 – 40Pengantar matematika diskrit dan tes diagnostik singkatBagian 1, 2
40 – 80Proposisi, negasi, dan konektifBagian 3, 4
80 – 120Tabel kebenaran dan menerjemahkan kalimat ke simbolBagian 5, 6
120 – 150Kaitan dengan mantiq dan kuis penutup di LMSBagian 8, 10

Kebiasaan belajar yang kita bawa

Mata kuliah ini mengajak kita menjadikan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah sebagai kebiasaan berpikir ilmiah, bukan sekadar hiasan. Di pertemuan pertama, wujudnya begini:

NilaiWujud dalam belajar logika
Tawassuth (moderat)Tidak terburu-buru memvonis benar atau salah. Pastikan dulu kalimatnya jelas, baru nilai.
Tasamuh (toleran)Menghargai teman yang menyusun tabel dengan urutan atau cara berbeda, selama hasilnya tepat.
Tawazun (seimbang)Seimbang antara memahami konsep dan berlatih soal.
I’tidal (adil, tegak lurus)Teliti dan jujur saat menilai: satu baris tabel yang salah mengubah seluruh kesimpulan.
Tasyawur (musyawarah)Diskusi kelompok untuk tantangan akhir, setiap anggota didengar.

Lima nilai di atas dirumuskan di RPS mata kuliah ini. Di pertemuan 1 wujudnya adalah kebiasaan belajar, bukan komponen yang dinilai dalam kuis.

1Mengenal Matematika Diskrit

Matematika tentang hal-hal yang bisa dihitung satu per satu

Apa itu “diskrit”?

Kata diskrit berarti terpisah dan dapat dihitung. Matematika diskrit mempelajari objek-objek yang berdiri sendiri, seperti bilangan bulat, himpunan, pernyataan logika, graf, dan string. Lawannya adalah kontinu: besaran yang bisa bernilai berapa saja di antara dua titik, seperti tinggi badan atau suhu.

DiskritKontinu
SifatTerpisah, bisa dicacah satu per satuMulus, nilai di antara dua titik tak terhingga banyaknya
ContohJumlah mahasiswa satu kelas, banyak baris tabel, jumlah simpul jaringanTinggi badan, suhu ruangan, waktu tempuh
Alat utamaLogika, himpunan, kombinatorika, grafKalkulus, persamaan diferensial
Cocok untukKomputer, karena data dalam komputer pada akhirnya berupa bit 0 dan 1Pemodelan fisik yang mulus

Kenapa mahasiswa Sistem Informasi perlu ini?

Karena hampir semua yang kamu bangun nanti, seperti basis data, aplikasi, jaringan, dan keamanan, berdiri di atas struktur diskrit. Setiap topik di mata kuliah ini punya “rumah” di dunia SI:

TopikDipakai untuk
LogikaKondisi if pada program, klausa WHERE pada SQL, aturan bisnis dan hak akses
HimpunanTabel dan operasi himpunan pada basis data (gabung, irisan, selisih)
Relasi dan fungsiRancangan ERD, kunci primer dan kunci tamu
Induksi dan rekursiMembuktikan algoritma benar, menulis fungsi rekursif
Kombinatorika dan peluangMenghitung ruang kata sandi, merancang skenario pengujian
Graf dan pohonJaringan komputer, rute terpendek, struktur direktori
Aljabar BooleanRangkaian digital dan gerbang logika
Teori bilanganKriptografi dan aritmetika modular

Berpikir komputasional

Capaian mata kuliah ini adalah berpikir komputasional: memecah masalah besar menjadi bagian kecil, mengenali pola, mengabstraksikan hal yang penting, lalu menyusun langkah penyelesaian. Logika proposisi adalah latihan pertamanya, karena kamu belajar mengubah kalimat yang kabur menjadi bentuk yang pasti dan bisa diperiksa.

Peta perjalanan 16 pertemuan

MingguTopikMingguTopik
1Logika proposisi (kamu di sini)9Dasar teori graf
2Logika predikat dan inferensi10Graf Euler, Hamilton, lintasan terpendek
3Himpunan11Pohon dan pohon merentang minimum
4Relasi dan fungsi12Aljabar Boolean dan gerbang logika
5Induksi dan rekursi13Peta Karnaugh
6Pencacahan, permutasi, kombinasi14Teori bilangan dan aritmetika modular
7Pigeonhole dan peluang diskrit15Proyek integratif
8Ujian Tengah Semester16Ujian Akhir Semester
◆ Tahukah kamu?
Logika muncul lagi dan lagi

Tabel kebenaran dari minggu ini akan bertemu lagi di Aljabar Boolean (minggu 12) dan penyederhanaan rangkaian (minggu 13). Investasi waktu hari ini tidak sia-sia.

2Sekilas Sejarah Logika

Manusia sudah lama berusaha berpikir dengan tepat

Logika bukan barang baru. Berikut empat pos penting dalam perjalanannya, dari filsafat kuno sampai komputer modern.

PosTokoh atau karyaSumbangannya
Abad ke-4 SMAristotelesMeletakkan dasar logika formal di Yunani kuno, termasuk penalaran berbentuk silogisme.
Tradisi mantiqPara ulama dan filsuf MuslimMantiq diterjemahkan, dikembangkan, dan dikaitkan dengan ilmu-ilmu keislaman, misalnya ilmu kalam dan ushul fiqh.
Abad ke-16 MAbdurrahman al-Akhdhari, as-Sullam al-Munawraq fi ‘Ilm al-MantiqNazam ringkas tentang mantiq yang menjadi pegangan pemula di banyak pesantren dan lembaga pendidikan Islam.
1854George Boole, An Investigation of the Laws of ThoughtMenunjukkan bahwa pernyataan logis dapat dinyatakan sebagai persamaan aljabar. Inilah cikal bakal Aljabar Boolean yang kita pelajari di minggu 12.
◆ Tahukah kamu?
Dari buku tua ke chip

Aljabar buatan Boole kini menjadi bahasa dasar rangkaian digital. Setiap prosesor di gawaimu bekerja dengan gerbang AND, OR, dan NOT, yaitu ∧, ∨, dan ¬ yang akan kamu kenal hari ini.

Perhatikan bahwa dua tradisi, logika matematika modern dan mantiq klasik, sama-sama bertujuan menjaga kita dari kesalahan berpikir. Di bagian 8 kita akan membandingkan keduanya secara jujur: apa yang mirip dan apa yang tidak persis sama.

◆ Coba sendiri
Renungkan

Sebutkan satu situasi di mana kamu atau temanmu salah menyimpulkan sesuatu karena kalimatnya ambigu. Simpan ceritanya, kita pakai di bagian 6.

3Proposisi

Batu bata pertama dalam logika

◆ Definisi
Proposisi

Proposisi adalah kalimat deklaratif (pernyataan) yang bernilai benar atau salah, tetapi tidak keduanya. Nilai kebenaran ditulis T (True, benar) atau F (False, salah).

Kata kuncinya ada dua: kalimatnya berbentuk pernyataan, dan kebenarannya pasti salah satu, tidak ganda dan tidak menggantung.

Mana yang proposisi?

KalimatProposisi?Alasan
Cirebon adalah kota di Provinsi Jawa Barat.Ya (T)Pernyataan, nilainya benar.
2 + 3 = 7Ya (F)Pernyataan, nilainya salah. Salah pun tetap proposisi.
Jam berapa kuliah dimulai?BukanKalimat tanya, tidak bisa dinilai benar atau salah.
Kerjakan latihan ini!BukanKalimat perintah.
Semoga ujiannya lancar.BukanKalimat harapan, bukan pernyataan tentang fakta.
x + 4 = 10BukanKalimat terbuka: benar atau salahnya bergantung pada x.
Setiap bilangan prima adalah bilangan ganjil.Ya (F)Pernyataan, nilainya salah karena 2 adalah prima dan genap.
◆ Awas jebakan!
Salah tetap proposisi

Banyak yang mengira proposisi harus benar. Tidak. Proposisi hanya perlu memiliki nilai kebenaran yang pasti. “2 + 3 = 7” adalah proposisi yang bernilai F.

◆ Tahukah kamu?
Paradoks pembohong

Bagaimana dengan kalimat “Kalimat ini salah”? Kalau benar, ia jadi salah. Kalau salah, ia jadi benar. Kalimat seperti ini tidak punya nilai kebenaran yang pasti, sehingga tidak dianggap proposisi. Ia jadi bahan klasik untuk membicarakan batas logika.

Variabel proposisional

Supaya ringkas, kita mewakili proposisi dengan huruf kecil: p, q, r, s, dan seterusnya. Huruf-huruf ini disebut variabel proposisional, dan nilainya hanya T atau F.

◆ Definisi
Atomik dan majemuk

Proposisi atomik adalah proposisi tunggal yang tidak bisa dipecah lagi.

Proposisi majemuk dibangun dari beberapa proposisi atomik yang dihubungkan dengan konektif logika.

Contoh. Misalkan:

  • p: “Hari ini hujan.”
  • q: “Saya membawa payung.”

Maka “Hari ini hujan dan saya membawa payung” ditulis p ∧ q. Dari dua proposisi atomik, kita mendapat satu proposisi majemuk. Cara menyambungnya akan kita pelajari di bagian berikutnya.

◆ Coba sendiri
Latihan cepat 1

Mana yang proposisi? Jika proposisi, apakah benar atau salah?

  1. Tolong matikan proyektor.
  2. 10 adalah bilangan genap.
  3. Berapa harga buku ini?
  4. y² = 9.
  5. Python adalah bahasa pemrograman.

Cek kunci jawaban

4Konektif Logika

Lem yang menyambung proposisi kecil menjadi proposisi besar

Ada lima konektif utama (ditambah satu varian). Untuk masing-masing, kita lihat arti, tabel kebenaran, contoh, dan jebakannya. Ingat: T = True (benar), F = False (salah).

4.1 Negasi ¬ p (“tidak”)

Negasi membalik nilai kebenaran. Jika p benar maka ¬ p salah, dan sebaliknya.

p¬ p
TF
FT

Contoh: p = “Server menyala”, maka ¬ p = “Server tidak menyala”.

◆ Awas jebakan!
Negasi dari 5 > 3

Negasi dari “5 > 3” adalah “5 ≤ 3”, bukan “5 < 3”. Ingat, negasi menutup semua kemungkinan lain, termasuk sama dengan.

4.2 Konjungsi p ∧ q (“dan”)

Konjungsi bernilai benar hanya jika keduanya benar. Cukup satu salah, hasilnya salah.

pqp ∧ q
TTT
TFF
FTF
FFF

Dalam bahasa Indonesia, konjungsi bisa muncul sebagai dan, serta, tetapi, namun, meskipun. Secara logis semuanya sama: kedua bagian benar. “Hari ini tidak hujan, tetapi jalanan macet” berbentuk ¬ p ∧ q. Nuansa “tetapi” hilang di logika, yang tersisa hanya fakta bahwa keduanya benar.

4.3 Disjungsi p ∨ q (“atau”)

Disjungsi (inklusif) bernilai salah hanya jika keduanya salah. Cukup satu benar, hasilnya benar. Artinya “salah satu atau keduanya”.

pqp ∨ q
TTT
TFT
FTT
FFF

Disjungsi eksklusif p ⊕ q (XOR)

Kadang “atau” berarti salah satu saja, tidak keduanya. Inilah XOR, yang benar jika p dan q berbeda nilai.

pqp ∨ qp ⊕ q
TTTF
TFTT
FTTT
FFFF
◆ Awas jebakan!
“Atau” itu ambigu

“Mahasiswa boleh membawa kalkulator atau kamus”: boleh membawa keduanya, jadi ∨ (inklusif). “Kamu mendapat kopi atau teh”: biasanya salah satu saja, jadi ⊕ (eksklusif). Di logika, ∨ selalu inklusif. Kalau maksudnya eksklusif, tulis ⊕.

4.4 Implikasi p → q (“jika p maka q”)

Inilah konektif yang paling sering membuat bingung, jadi kita bahas pelan. Pada p → q, p disebut hipotesis (antesedens) dan q disebut konklusi (konsekuen).

pqp → q
TTT
TFF
FTT
FFT

Satu-satunya kasus salah adalah hipotesis benar tetapi konklusi salah. Mari pahami lewat analogi janji.

◆ Tahukah kamu?
Analogi janji dosen

Dosen berjanji: “Jika nilai UTS-mu minimal 90 (p), maka kamu mendapat bonus (q).” Kapan dosen dianggap melanggar janji?

Nilai UTS ≥ 90 (p)Dapat bonus (q)Janji ditepati? (p → q)
TTT, janji ditepati
TFF, janji dilanggar
FTT, tidak melanggar (dosen boleh murah hati)
FFT, tidak melanggar (janji tidak berlaku)

Jadi kalau p salah, janji tidak bisa dilanggar, sehingga implikasinya dianggap benar. Ini disebut benar secara hampa (vacuous truth).

Satu implikasi, banyak cara mengucapkannya

Semua bentuk berikut bermakna p → q:

Cara mengucapkanContoh (p: hujan turun, q: jalan basah)
Jika p, maka qJika hujan turun, maka jalan basah.
q jika pJalan basah jika hujan turun.
p hanya jika qHujan turun hanya jika jalan basah.
p syarat cukup untuk qHujan turun adalah syarat cukup agar jalan basah.
q syarat perlu untuk pJalan basah adalah syarat perlu bagi hujan turun.
◆ Awas jebakan!
“jika” tidak sama dengan “hanya jika”

“q jika p” berarti p → q. Tetapi “p hanya jika q” juga berarti p → q, bukan q → p. Kata “hanya jika” menaruh q sebagai syarat bagi p. Contoh: “Pengguna dapat login hanya jika akunnya aktif” berarti (dapat login) → (akun aktif).

Konvers, invers, dan kontraposisi

Dari satu implikasi p → q kita bisa membuat tiga “saudara”:

NamaBentukContohNilainya sama dengan implikasi asli?
Implikasip → qJika hujan turun, maka jalan basah.-
Konversq → pJika jalan basah, maka hujan turun.Tidak selalu
Invers¬ p → ¬ qJika tidak hujan, maka jalan tidak basah.Tidak selalu
Kontraposisi¬ q → ¬ pJika jalan tidak basah, maka tidak hujan.Selalu sama

Buktikan lewat tabel kebenaran. Perhatikan bahwa kolom implikasi dan kolom kontraposisi identik (emas), begitu juga kolom konvers dan invers (biru):

pqp → q¬ q → ¬ pq → p¬ p → ¬ q
TTTTTT
TFFFTT
FTTTFF
FFTTTT
◆ Awas jebakan!
Jebakan klasik: menukar arah

“Jika hujan maka jalan basah” benar. Tetapi dari “jalan basah” kamu tidak bisa menyimpulkan “hujan”, karena bisa saja ada mobil penyiram jalan. Menukar p dan q mengubah makna.

4.5 Biimplikasi p ↔ q (“jika dan hanya jika”)

Biimplikasi bernilai benar jika p dan q bernilai sama, sama-sama T atau sama-sama F. Dibaca “p jika dan hanya jika q”, sering disingkat jhj (bahasa Inggris: iff), atau “p syarat perlu dan cukup bagi q”.

pqp ↔ q
TTT
TFF
FTF
FFT

Contoh: “Sebuah bilangan bulat genap jika dan hanya jika habis dibagi 2.” Kalau genap maka habis dibagi 2, dan kalau habis dibagi 2 maka genap. Arahnya berlaku dua sisi.

4.6 Lembar rangkuman semua konektif

pq¬ pp ∧ qp ∨ qp ⊕ qp → qp ↔ q
TTFTTFTT
TFFFTTFF
FTTFTTTF
FFTFFFTT
◆ Tahukah kamu?
Cara mengingat
  • AND: semua harus T.
  • OR: cukup satu T.
  • XOR: harus beda.
  • Implikasi: salah hanya pada T → F.
  • Biimplikasi: benar jika sama.
◆ Coba sendiri
Latihan cepat 2

Tentukan nilai kebenarannya:

  1. “Jika 2 + 2 = 5, maka Cirebon adalah ibu kota Indonesia.”
  2. “3 > 2 jika dan hanya jika 4 adalah bilangan genap.”
  3. “Bandung adalah ibu kota Jawa Barat atau 1 + 1 = 3.”
  4. “Bandung adalah ibu kota Jawa Barat dan 1 + 1 = 3.”

Cek kunci jawaban

5Tabel Kebenaran

Alat untuk memeriksa proposisi majemuk tanpa menebak

5.1 Urutan pengerjaan (prioritas operator)

Seperti perkalian yang didahulukan dari penjumlahan, konektif logika juga punya urutan:

PrioritasOperatorCatatan
1 (tertinggi)¬Negasi dikerjakan pertama
2∧Konjungsi
3∨Disjungsi
4→Implikasi
5 (terendah)↔Biimplikasi
◆ Catatan
Pakai tanda kurung

Urutan ini mudah terlupa. Biasakan menulis tanda kurung agar maksudmu tidak dibaca lain. Contoh: tulis (p ∧ q) ∨ r, bukan p ∧ q ∨ r.

5.2 Berapa baris yang dibutuhkan?

Setiap variabel punya 2 kemungkinan nilai (T atau F). Dengan n variabel, jumlah baris adalah 2ⁿ.

Jumlah variabel (n)12345
Jumlah baris (2ⁿ)2481632

5.3 Lima langkah menyusun tabel

  1. 1Daftar variabel yang ada pada ekspresi (misalnya p, q, r).
  2. 2Hitung jumlah baris: 2ⁿ.
  3. 3Isi kombinasi T/F secara sistematis. Kolom paling kiri berganti paling lambat (separuh T, separuh F), kolom di sebelahnya berganti dua kali lebih cepat, dan seterusnya. Baris pertama semua T, baris terakhir semua F.
  4. 4Buat kolom bantu untuk setiap bagian ekspresi, dari yang paling dalam (dalam kurung, negasi) ke luar.
  5. 5Hitung kolom akhir dari kolom-kolom bantu.

5.4 Contoh 1: (p ∨ q) → ¬ r

Tiga variabel, jadi 8 baris. Kolom bantu: p ∨ q dan ¬ r. Kolom akhir ditandai emas.

pqrp ∨ q¬ r(p ∨ q) → ¬ r
TTTTFF
TTFTTT
TFTTFF
TFFTTT
FTTTFF
FTFTTT
FFTFFT
FFFFTT

Baca satu baris untuk memastikan: baris pertama p=T, q=T, r=T. Maka p ∨ q = T dan ¬ r = F, sehingga T → F = F. Cocok dengan kolom akhir.

5.5 Contoh 2 (kasus SI): aturan akses fitur

Sebuah sistem akademik memberi akses fitur “Ubah Nilai” dengan aturan: pengguna harus terautentikasi, dan perannya admin atau dosen. Misalkan a = terautentikasi, b = peran admin, c = peran dosen. Aturannya a ∧ (b ∨ c).

abcb ∨ ca ∧ (b ∨ c)
TTTTT
TTFTT
TFTTT
TFFFF
FTTTF
FTFTF
FFTTF
FFFFF

Dari tabel terlihat akses hanya diberikan pada baris saat a benar dan setidaknya salah satu dari b atau c benar. Perhatikan: pengguna yang tidak terautentikasi (a=F) tidak pernah mendapat akses, apa pun perannya. Beginilah tabel kebenaran dipakai untuk memeriksa aturan bisnis sebelum ditulis menjadi kode.

◆ Coba sendiri
Latihan cepat 3

Susun tabel kebenaran ¬ p ∨ q (4 baris). Bandingkan kolom akhirnya dengan kolom p → q di bagian 4.4. Apa yang kamu temukan?

Cek kunci jawaban

6Dari Kalimat ke Simbol

Keterampilan paling berguna: menerjemahkan bahasa manusia ke logika

6.1 Lima langkah menerjemahkan

  1. 1Temukan pernyataan atomik (kalimat tunggal yang bisa benar atau salah).
  2. 2Beri simbol (p, q, r, ...) dan tulis kamusnya: p = ...
  3. 3Cari kata penghubung dan cocokkan dengan konektif.
  4. 4Susun ekspresi dengan tanda kurung yang jelas.
  5. 5Baca balik: ubah lagi ekspresimu ke kalimat. Kalau maknanya sama dengan aslinya, berarti benar.

6.2 Kamus kata kunci

Kata dalam kalimatKonektif
tidak, bukan, tidak benar bahwa¬
dan, serta, tetapi, namun, meskipun, sedangkan∧
atau (salah satu atau keduanya)∨
atau (salah satu saja)⊕
jika ... maka, apabila, bila, q jika p, p syarat cukup untuk qp → q
p hanya jika q, q syarat perlu untuk pp → q
jika dan hanya jika, syarat perlu dan cukupp ↔ q

6.3 Contoh terkerjakan

KalimatKamusEkspresi
Jika saldo cukup dan PIN benar, maka transaksi berhasil.p saldo cukup; q PIN benar; r transaksi berhasil(p ∧ q) → r
Pengguna dapat login hanya jika akunnya aktif.p dapat login; q akun aktifp → q
Aplikasi tidak dapat diakses jika server mati atau jaringan terputus.s server mati; j jaringan terputus; a aplikasi dapat diakses(s ∨ j) → ¬ a
Santri boleh pulang jika sudah izin dan tidak sedang ada ujian.i sudah izin; u sedang ada ujian; b boleh pulang(i ∧ ¬ u) → b
Hari ini tidak hujan, tetapi jalanan macet.p hari ini hujan; q jalanan macet¬ p ∧ q
Bilangan bulat itu genap jika dan hanya jika habis dibagi 2.g bilangan genap; d habis dibagi 2g ↔ d
◆ Awas jebakan!
Jangan balik arah pada “hanya jika”

Contoh kedua: “dapat login hanya jika akun aktif” menjadi p → q, bukan q → p. Kalau ditulis q → p, artinya “akun aktif pasti bisa login”, padahal bisa jadi password-nya masih salah.

6.4 Sebaliknya: dari simbol ke kalimat

Diketahui p = “Kamu belajar rutin”, q = “Kamu lulus ujian”, r = “Kamu mengulang”. Terjemahkan (p ∧ ¬ q) → r.

Jawab: “Jika kamu belajar rutin dan tidak lulus ujian, maka kamu mengulang.”

◆ Awas jebakan!
Kalimat sehari-hari sering ambigu

Kalimat “Andi pintar dan rajin atau jujur” bisa berarti (p ∧ q) ∨ r atau p ∧ (q ∨ r). Keduanya berbeda nilai kebenarannya. Sebelum menerjemahkan, tanyakan maksud pembicara. Inilah tawassuth dalam berpikir ilmiah: jangan memutus sebelum maknanya jelas.

◆ Coba sendiri
Kembali ke renunganmu

Ingat cerita kalimat ambigu dari bagian 2? Terjemahkan kalimat itu ke logika dengan dua tafsir berbeda. Apakah keduanya menghasilkan nilai kebenaran yang sama?

7Tautologi, Kontradiksi, dan Ekuivalensi

Pengayaan: jembatan menuju pertemuan 2 dan Aljabar Boolean

◆ Catatan
Bagian ini pengayaan

Tidak semuanya harus tuntas di kelas, tetapi kamu akan memerlukannya pada inferensi (minggu 2) dan Aljabar Boolean (minggu 12).

7.1 Tiga jenis proposisi majemuk

◆ Definisi
Tautologi, kontradiksi, kontingensi

Tautologi: selalu benar, apa pun nilai variabelnya.

Kontradiksi: selalu salah, apa pun nilai variabelnya.

Kontingensi: kadang benar, kadang salah, tergantung nilai variabelnya.

pqp ∨ ¬ pp ∧ ¬ pp ∧ q
TTTFT
TFTFF
FTTFF
FFTFF

Kolom 1 semuanya T, jadi p ∨ ¬ p adalah tautologi (“hujan atau tidak hujan” pasti benar). Kolom 2 semuanya F, jadi p ∧ ¬ p adalah kontradiksi (tidak mungkin hujan dan tidak hujan sekaligus). Kolom 3 campuran, jadi p ∧ q adalah kontingensi.

7.2 Ekuivalensi logis

◆ Definisi
Ekuivalensi logis

Dua proposisi majemuk dikatakan ekuivalen (ditulis P ≡ Q) jika tabel kebenarannya identik: nilai kolom akhirnya sama di setiap baris.

Contoh penting yang sudah kamu temukan di Latihan cepat 3: implikasi dapat ditulis ulang tanpa tanda panah.

pqp → q¬ p ∨ q
TTTT
TFFF
FTTT
FFTT

Kolomnya identik, jadi p → q ≡ ¬ p ∨ q. Jika tidak punya operator implikasi (misalnya di bahasa pemrograman), kamu menulisnya sebagai !p || q.

Hukum De Morgan

Hukum ini menjawab pertanyaan: bagaimana menegasikan “dan” dan “atau”?

pq¬(p ∧ q)¬ p ∨ ¬ q¬(p ∨ q)¬ p ∧ ¬ q
TTFFFF
TFTTFF
FTTTFF
FFTTTT

Kolom 1 sama dengan kolom 2, dan kolom 3 sama dengan kolom 4. Maka ¬(p ∧ q) ≡ ¬ p ∨ ¬ q dan ¬(p ∨ q) ≡ ¬ p ∧ ¬ q. Dalam kata-kata: negasi dari “dan” adalah “atau” dengan masing-masing bagian dinegasikan, dan sebaliknya.

◆ Tahukah kamu?
Dipakai sehari-hari

Negasi dari “Pengguna terautentikasi dan akunnya aktif” adalah “Pengguna tidak terautentikasi atau akunnya tidak aktif”. Pesan galat pada form login sering disusun dengan cara ini.

7.3 Hukum-hukum dasar ringkas

Nama hukumBentuk
Identitasp ∧ T ≡ p, p ∨ F ≡ p
Dominasip ∨ T ≡ T, p ∧ F ≡ F
Idempotenp ∨ p ≡ p, p ∧ p ≡ p
Negasi ganda¬(¬ p) ≡ p
Komutatifp ∨ q ≡ q ∨ p, p ∧ q ≡ q ∧ p
Distributifp ∧ (q ∨ r) ≡ (p ∧ q) ∨ (p ∧ r)
Absorpsip ∨ (p ∧ q) ≡ p, p ∧ (p ∨ q) ≡ p
Negasip ∨ ¬ p ≡ T, p ∧ ¬ p ≡ F
Implikasip → q ≡ ¬ p ∨ q
Kontraposisip → q ≡ ¬ q → ¬ p
Biimplikasip ↔ q ≡ (p → q) ∧ (q → p)
◆ Coba sendiri
Tantangan opsional

Pilih satu hukum di atas yang belum pernah kamu buktikan (misalnya absorpsi), lalu buktikan dengan tabel kebenaran 4 baris.

8Mantiq Corner

Proposisi dan qadhiyyah: dua tradisi, satu semangat berpikir tepat

Jika kamu pernah mengaji kitab mantiq di pesantren, misalnya as-Sullam al-Munawraq karya Abdurrahman al-Akhdhari, sebagian isi modul ini akan terasa seperti bertemu teman lama. Kitab itu memang dipakai luas sebagai pegangan dasar ilmu mantiq (logika) di pesantren dan perguruan tinggi Islam. Yang berbeda adalah “bahasa” dan simbolnya.

Qadhiyyah = proposisi

◆ Mantiq Corner
Qadhiyyah

Dalam ilmu mantiq, qadhiyyah dipahami sebagai pernyataan yang dapat dinilai benar atau salah (Hidayat dkk.). Ini sejalan dengan definisi proposisi di bagian 3. Seperti proposisi, kalimat tanya dan kalimat perintah bukan qadhiyyah.

Jenis qadhiyyah dan padanan terdekatnya

Tulisan-tulisan mantiq membagi qadhiyyah, antara lain, menjadi hamliyyah, syarthiyyah muttashilah, dan syarthiyyah munfashilah (Hidayat dkk.; pembagian syarthiyyah menjadi muttashilah dan munfashilah juga dibahas dalam analisis Ibn Sina, lihat Chatti). Kita bandingkan dengan logika proposisi:

Istilah mantiqCiriContohPadanan terdekat
HamliyyahMenetapkan hubungan subjek dan predikatSantri itu rajin.Proposisi atomik p
Syarthiyyah muttashilahBersyarat: “jika ... maka ...”Jika matahari terbit, maka siang ada.Implikasi p → q
Syarthiyyah munfashilahMemisahkan: “atau”Bilangan itu genap atau ganjil.Disjungsi p ∨ q
◆ Awas jebakan!
Padanan terdekat, bukan sama persis

Pembagian dalam mantiq lebih kaya dan punya syarat-syarat tersendiri (misalnya, jenis pemisahan pada qadhiyyah munfashilah). Karena itu pemetaan di atas adalah pendekatan untuk membantu memahami, bukan klaim bahwa keduanya identik. Bersikap adil pada dua tradisi ini adalah praktik i’tidal.

Tanaqudh dan negasi

Dalam mantiq dikenal tanaqudh (kontradiksi), yaitu hubungan dua proposisi yang saling menafikan secara mutlak (Hidayat dkk.). Intuisinya mirip pasangan p dan ¬ p: keduanya tidak mungkin sama-sama benar dan tidak mungkin sama-sama salah, sebagaimana kolom p ∧ ¬ p yang semuanya F di bagian 7.

Menyelami lebih jauh

  • Untuk pembaca berbahasa Indonesia, syarah Belajar Mudah Ilmu Mantik karya Iman S. Muminin mengulas as-Sullam al-Munawraq, termasuk bab tentang proposisi dan hukum-hukumnya.
  • Perbandingan lebih rinci akan sangat menarik menjadi bahan proyek integratif di minggu 15.
◆ Coba sendiri
Diskusi kelompok (tasyawur)

Dalam kelompok 3 sampai 4 orang, ambil tiga kalimat dari pelajaran mantiq atau percakapan sehari-hari. Tentukan mana yang berbentuk qadhiyyah (proposisi), lalu terjemahkan ke simbol logika. Catat bagian mana yang pas dan bagian mana yang tidak pas dipetakan. Dengarkan semua anggota sebelum menyimpulkan.

9Logika dalam Praktik SI

Dari simbol di kertas ke baris kode dan query

9.1 Operator logika di bahasa pemrograman dan SQL

LogikaPythonJavaScript / Java / CSQL
¬ pnot p!pNOT p
p ∧ qp and qp && qp AND q
p ∨ qp or qp || qp OR q
p → q(not p) or q!p || qNOT p OR q

Tidak ada operator implikasi bawaan di bahasa-bahasa tersebut. Itulah gunanya kesetaraan p → q ≡ ¬ p ∨ q dari bagian 7.

# Contoh Python: saldo cukup DAN PIN benar
if saldo >= harga and pin_benar:
proses_transaksi()
else:
tolak()
◆ Tahukah kamu?
Evaluasi hubung-singkat (short-circuit)

Pada p and q di Python, atau p && q di banyak bahasa lain, jika p sudah salah maka q tidak dievaluasi lagi karena hasilnya pasti F. Ini bisa menyelamatkan program dari galat, misalnya memeriksa x != 0 sebelum membagi dengan x. Cek dokumentasi bahasa yang kamu pakai.

9.2 Prioritas operator di SQL: AND didahulukan dari OR

Prioritas yang kita pelajari di bagian 5 muncul nyata di SQL. Bandingkan dua query berikut:

-- Versi 1: (aktif AND semester 1) OR beasiswa
SELECT nama FROM mahasiswa
WHERE status = 'aktif' AND semester = 1 OR beasiswa = 'ya';

-- Versi 2: aktif AND (semester 1 OR beasiswa)
SELECT nama FROM mahasiswa
WHERE status = 'aktif' AND (semester = 1 OR beasiswa = 'ya');

Misalkan s = status aktif, m = semester 1, b = beasiswa. Versi 1 adalah (s ∧ m) ∨ b, sedangkan Versi 2 adalah s ∧ (m ∨ b). Perhatikan hasil pada empat mahasiswa contoh:

Mahasiswaaktif (s)semester 1 (m)beasiswa (b)Versi 1Versi 2
AniTTFTT
BudiFTTTF
CitraTFTTT
DediTFFFF

Budi tidak aktif tetapi punya beasiswa. Versi 1 mengikutsertakannya, Versi 2 tidak. Satu pasang tanda kurung mengubah hasil laporan. Ini alasan kuat kenapa tanda kurung wajib jadi kebiasaan.

◆ Tahukah kamu?
SQL punya tiga nilai kebenaran

Karena adanya NULL (nilai tidak diketahui), SQL memakai logika tiga nilai: TRUE, FALSE, dan UNKNOWN. Kondisi yang bernilai UNKNOWN tidak meloloskan baris. Kita pakai logika dua nilai (T dan F) pada mata kuliah ini, tetapi ingat bahwa dunia nyata kadang lebih rumit.

◆ Coba sendiri
Mini-kasus

Sebuah aplikasi presensi memutuskan “mahasiswa boleh ikut ujian jika kehadirannya cukup dan tugas terkumpul, atau punya izin dispensasi”. Tulis kamusnya, ekspresinya, lalu cari baris pada tabel kebenaran yang masih menimbulkan tanda tanya terkait keadilan aturan. Bagaimana kalau mahasiswa dengan dispensasi tapi tugas kosong?

10Rangkuman dan Latihan

Lembar contekan, soal latihan, dan tantangan kelompok

10.1 Lembar contekan satu halaman

KonektifSimbolDibacaBenar jika ...
Negasi¬ ptidak pp salah
Konjungsip ∧ qp dan qkeduanya benar
Disjungsip ∨ qp atau qminimal salah satu benar
Disjungsi eksklusifp ⊕ qp atau q, tidak keduanyap dan q berbeda
Implikasip → qjika p maka qselain kasus p benar dan q salah
Biimplikasip ↔ qp jika dan hanya jika qp dan q sama nilainya

Lima hal yang wajib diingat

  • Proposisi = pernyataan yang pasti bernilai benar atau salah. Salah pun tetap proposisi.
  • Urutan operator: ¬, ∧, ∨, →, ↔. Biasakan memakai tanda kurung.
  • p → q salah hanya ketika p benar dan q salah.
  • “hanya jika” berarti p → q, bukan q → p. Implikasi ekuivalen dengan kontraposisinya, bukan dengan konvers atau inversnya.
  • Variabel n menghasilkan 2ⁿ baris. Susun tabel secara sistematis agar tidak ada yang terlewat.

10.2 Latihan A: pilihan ganda

Pilih satu jawaban yang paling tepat. Klik pilihanmu untuk langsung tahu benar atau salah. Pembahasan lengkap ada di bagian kunci.

Skor percobaan pertama: 0 dari 8

1. Manakah yang merupakan proposisi?

Hanya “7 adalah bilangan prima” yang berupa pernyataan dengan nilai pasti.

2. Jika p benar dan q salah, nilai kebenaran p → q adalah ...

T → F = F, satu-satunya kasus salah pada implikasi.

3. “Pengguna dapat mengunduh berkas hanya jika sudah login.” Dengan p = dapat mengunduh dan q = sudah login, bentuk simbolisnya adalah ...

“hanya jika” menempatkan p → q.

4. Konvers dari “Jika hujan turun, maka jalan basah” adalah ...

Konvers menukar hipotesis dan konklusi.

5. Tabel kebenaran dengan 4 variabel proposisi memiliki ... baris.

2⁴ = 16.

6. Proposisi p ∨ ¬ p disebut ...

Selalu benar, jadi tautologi.

7. Jika p = T, q = F, r = F, maka nilai (p ∧ ¬ q) → r adalah ...

¬ q = T, p ∧ ¬ q = T, lalu T → F = F, jadi Salah.

8. Yang ekuivalen dengan ¬(p ∨ q) adalah ...

De Morgan: ¬(p ∨ q) ≡ ¬ p ∧ ¬ q.

10.3 Latihan B: uraian

  1. Tentukan mana yang proposisi, dan beri nilai kebenarannya:
    • (a) Indonesia merdeka pada tahun 1945.
    • (b) Mari belajar bersama!
    • (c) 3 + 4 = 8.
    • (d) 9 habis dibagi 3 dan 9 adalah bilangan genap.
  2. Terjemahkan ke logika (tulis kamusnya):
    • (a) “Jika baterai habis atau layar rusak, maka ponsel tidak dapat digunakan.”
    • (b) “Dokumen dapat dicetak hanya jika printer terhubung.”
    • (c) “Tidak benar bahwa server aktif dan basis data terhubung.”
  3. Susun tabel kebenaran (p → q) ∧ (q → p) dan bandingkan dengan p ↔ q.
  4. Susun tabel kebenaran ¬ p ∨ (q ∧ r) (8 baris).
  5. Tuliskan konvers, invers, dan kontraposisi dari “Jika sebuah bilangan habis dibagi 4, maka bilangan itu genap.” Mana yang benar dan mana yang salah? Berikan contoh penyangkal bila ada.
  6. Periksa dengan tabel kebenaran apakah (p ∧ q) → (p ∨ q) adalah tautologi.

10.4 Latihan C: tantangan kelompok (tasyawur)

◆ Mantiq Corner
Aturan peminjaman buku perpustakaan

Perpustakaan kampus merumuskan aturan: “Mahasiswa dapat meminjam buku jika (ia terdaftar aktif dan tidak memiliki denda), atau (ia memiliki surat izin pustakawan).”

  1. Tulis kamus variabelnya dan ekspresi logikanya.
  2. Susun tabel kebenaran 8 baris.
  3. Diskusikan dalam kelompok: apakah aturan sudah adil? Bagaimana dengan mahasiswa yang tidak aktif tetapi punya surat izin?
  4. Rumuskan perbaikan aturan bila perlu, dan nyatakan hasil rumusannya kembali dalam logika.

Pastikan setiap anggota kelompok mendapat giliran berpendapat sebelum kelompok memutuskan.

10.5 Cek diri

Ketuk kotak pada pernyataan yang sudah kamu kuasai. Pernyataan yang belum dicentang adalah bagian yang perlu kamu baca ulang atau tanyakan.

Saya sudah mampu ...Sudah
membedakan proposisi dari kalimat tanya, perintah, dan kalimat terbuka
menyebutkan tabel kebenaran enam konektif dari ingatan
mengucapkan implikasi dalam minimal tiga cara berbeda
menerjemahkan kalimat sehari-hari ke ekspresi logika dengan kamus variabel
menyusun tabel kebenaran tiga variabel secara sistematis
menjelaskan hubungan sederhana antara proposisi dan qadhiyyah

KKunci Jawaban dan Pembahasan

Cocokkan setelah kamu mencoba sendiri. Mengintip dulu tidak ikut belajar.

Latihan cepat 1 (bagian 3)

NoJawabanAlasan
1Bukan proposisiKalimat perintah
2Proposisi, T10 memang genap
3Bukan proposisiKalimat tanya
4Bukan proposisiKalimat terbuka, bergantung nilai y
5Proposisi, TPernyataan faktual yang benar

Latihan cepat 2 (bagian 4)

NoJawabanAlasan
1BenarHipotesis salah (2+2 bukan 5), implikasi benar secara hampa
2BenarT ↔ T = T
3BenarT ∨ F = T
4SalahT ∧ F = F

Latihan cepat 3 (bagian 5)

pq¬ p¬ p ∨ qp → q
TTFTT
TFFFF
FTTTT
FFTTT

Kolom ¬ p ∨ q identik dengan p → q, jadi keduanya ekuivalen.

Latihan A: pilihan ganda

No12345678
Jawabancbbacdac
  • 1. Hanya “7 adalah bilangan prima” yang berupa pernyataan dengan nilai pasti.
  • 2. T → F = F, satu-satunya kasus salah pada implikasi.
  • 3. “hanya jika” menempatkan p → q.
  • 4. Konvers menukar hipotesis dan konklusi.
  • 5. 2⁴ = 16.
  • 6. Selalu benar, jadi tautologi.
  • 7. ¬ q = T, p ∧ ¬ q = T, lalu T → F = F, jadi Salah.
  • 8. De Morgan: ¬(p ∨ q) ≡ ¬ p ∧ ¬ q.

Latihan B: uraian

B1. (a) Proposisi, T. (b) Bukan (ajakan). (c) Proposisi, F. (d) Proposisi, F, karena 9 tidak genap (konjungsi dengan satu bagian salah).

B2. (a) b = baterai habis, l = layar rusak, d = ponsel dapat digunakan: (b ∨ l) → ¬ d. (b) c = dokumen dapat dicetak, t = printer terhubung: c → t. (c) a = server aktif, k = basis data terhubung: ¬(a ∧ k).

B3. Kolom (p → q) ∧ (q → p) identik dengan kolom p ↔ q:

pqp → qq → p(p → q) ∧ (q → p)p ↔ q
TTTTTT
TFFTFF
FTTFFF
FFTTTT

B4.

pqr¬ pq ∧ r¬ p ∨ (q ∧ r)
TTTFTT
TTFFFF
TFTFFF
TFFFFF
FTTTTT
FTFTFT
FFTTFT
FFFTFT

B5. Implikasi asli: benar. Konvers: “Jika bilangan itu genap, maka habis dibagi 4” (salah, contoh penyangkal: 6). Invers: “Jika bilangan itu tidak habis dibagi 4, maka tidak genap” (salah, contoh penyangkal: 6). Kontraposisi: “Jika bilangan itu tidak genap (ganjil), maka tidak habis dibagi 4” (benar, ekuivalen dengan implikasi asli).

B6. Kolom akhir semuanya T, jadi tautologi:

pqp ∧ qp ∨ q(p ∧ q) → (p ∨ q)
TTTTT
TFFTT
FTFTT
FFFFT

Latihan C: tantangan kelompok

Kamus: a = terdaftar aktif, d = memiliki denda, s = punya surat izin pustakawan. Ekspresi: (a ∧ ¬ d) ∨ s.

ads¬ da ∧ ¬ d(a ∧ ¬ d) ∨ s
TTTFFT
TTFFFF
TFTTTT
TFFTTT
FTTFFT
FTFFFF
FFTTFT
FFFTFF

Pembahasan diskusi: pada baris saat a = F dan s = T, aturan tetap membolehkan meminjam. Dengan kata lain, surat izin mengalahkan syarat keaktifan dan denda. Kelompok perlu menimbang apakah itu memang dikehendaki. Jika tidak, aturan bisa diubah menjadi a ∧ (¬ d ∨ s), yang tetap mewajibkan status aktif. Tidak ada jawaban tunggal: yang dinilai adalah ketepatan menerjemahkan, ketelitian tabel, dan kualitas musyawarah.

GGlosarium

Istilah penting di pertemuan 1

IstilahBahasa InggrisArti singkat
ProposisipropositionPernyataan yang pasti benar atau salah
Variabel proposisionalpropositional variableHuruf (p, q, r, ...) pewakil proposisi
Konektif logikalogical connectivePenghubung proposisi: ¬, ∧, ∨, ⊕, →, ↔
NegasinegationPembalik nilai kebenaran
KonjungsiconjunctionBenar jika kedua bagian benar
DisjungsidisjunctionBenar jika minimal satu bagian benar
Disjungsi eksklusifexclusive or (XOR)Benar jika tepat satu bagian benar
Implikasiimplication / conditionalPernyataan jika-maka
Hipotesis (antesedens)hypothesis / antecedentBagian “jika” pada implikasi
Konklusi (konsekuen)conclusion / consequentBagian “maka” pada implikasi
BiimplikasibiconditionalBenar jika kedua bagian bernilai sama
KonversconverseImplikasi dengan hipotesis dan konklusi ditukar
InversinverseImplikasi dengan kedua bagian dinegasikan
KontraposisicontrapositiveTukar dan negasikan keduanya, ekuivalen dengan asli
Tabel kebenarantruth tableDaftar nilai kebenaran untuk semua kombinasi variabel
TautologitautologySelalu benar
KontradiksicontradictionSelalu salah
KontingensicontingencyKadang benar, kadang salah
Ekuivalensi logislogical equivalenceDua proposisi dengan tabel kebenaran identik
Qadhiyyah(istilah mantiq)Pernyataan yang dapat dinilai benar atau salah

PDaftar Pustaka

Rujukan untuk belajar lebih jauh

Pustaka utama

Rosen, K.H. (2019). Discrete Mathematics and Its Applications (8th ed.). New York: McGraw-Hill Education. Bab 1 (The Foundations: Logic and Proofs), Subbab 1.1 Propositional Logic, 1.2 Applications of Propositional Logic, dan 1.3 Propositional Equivalences.

Munir, R. (2020). Matematika Diskrit (Edisi Revisi Ketujuh). Bandung: Informatika.

Epp, S.S. (2019). Discrete Mathematics with Applications (5th ed.). Cengage Learning.

Sejarah logika

Boole, G. (1854). An Investigation of the Laws of Thought, on Which Are Founded the Mathematical Theories of Logic and Probabilities. London: Walton and Maberly.

Ilmu mantiq

Al-Akhdhari, ‘A. as-Sullam al-Munawraq fi ‘Ilm al-Mantiq (nazam tentang ilmu mantiq).

Muminin, I.S. Belajar Mudah Ilmu Mantik (syarah atas as-Sullam al-Munawraq).

Hidayat, D., dkk. Konsep Tanaqudh dalam Ilmu Mantiq sebagai Prinsip Penentuan Kebenaran Proposisi. Sindoro: Cendikia Pendidikan. https://cibinstitute.id/index.php/sindoro/article/view/5935

Chatti, S. (2022). On some ambiguities in Ibn Sīnā’s analysis of the quantified hypothetical propositions. Arabic Sciences and Philosophy. Cambridge University Press.

◆ Catatan

Selain rujukan di atas, bahan ajar ini memakai contoh-contoh buatan sendiri untuk keperluan pembelajaran. Skenario seperti aturan perpustakaan, presensi, dan akses fitur bersifat ilustrasi, bukan kebijakan nyata institusi mana pun.

Unduh bahan ajar (PDF)

Unduh versi PDF sekarang.

Prodi Sistem Informasi • Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon • Mas Irfan Cirebon

NextGen Digital... Welcome to WhatsApp chat
Howdy! How can we help you today?
Type here...